Kulihat rindu itu cuma untukmu
dan luas samudra tak mampu menampung birunya
ku tau cinta itu untukmu
dan baranya tak pernah padam oleh salju
yang membekukan peluh api sekalipun
dia telah menulis dengan darah dari setiap luka
yang kau goreskan,
berbaitbait kata maaf
dia selalu membukakan pintu dengan senyum
jika kau pergi
dan pulang meski dari pintu yang lain
dia mengumpat dengan doa keselamatan atasmu
setiap kali kau memakinya
namamu menjadi puisi indah
di tiap sujud terakhirnya
walau berharihari namanya kau selipkan
di antara banyak bunga
cobalah menghitung denyut nadinya
karena sebanyak hitungan itu pula
dia mengingatmu sepanjang hari
aku bahkan telah berteriak
"hei perempuan malang!! dia tak butuh cinta seperti itu''
dan dia menjawabku dengan lembut
''tapi di hadapan Tuhan,
cinta seperti inilah yang aku janjikan untuk suamiku''
diamku...kagum akan jawabnya...
Biarkan aku menjadi rembulan meski hanya untuk mendekam dalam gerhana, izinkan aku menjadi gemnintang meski mendung selalu mengabutiku, atau relakan aku mengabjad sepi meski huruf-hurufku tak dapat terbaca, apapun itu aku hanya ingin tetap menjadi bagian dari malam dan kegelapannya...di sini, di belantara heningku...
Rabu, 29 September 2010
Kamis, 19 Agustus 2010
Doa Menjelang Miladku
Jika panjang umurku hingga esok,
sungguh tak sanggup kuhitung bilangannya
tidak karena takut hampir renta
sebab senja usia tak dapat dicegah
aku hanya digelisahkan dosa
dan nyatanya makin jauh pangkal lahirku
didekat ujung akhirku
sedang antara pahala dosa
tak mampu kutaksir
imbangkah bila ditimbang?
Ya Rabb...
entah kenapa aku takut pada angka
yang pasti genapi masaku?
KAU tahu sampai kapan tapi aku tak tahu...
yang kumengerti rapat jarak
dengan hidup ini kian renggang
Ya Rabb...
Bila ajal nanti terkecup
bekal yang terbawa
telahkah cukup?
Kuhantar nistaku digelaran sajadah ini
memohon belas kasihMU
usaikan kisahku kelak
dengan Khusnul Khotimah...
AMIN...
sungguh tak sanggup kuhitung bilangannya
tidak karena takut hampir renta
sebab senja usia tak dapat dicegah
aku hanya digelisahkan dosa
dan nyatanya makin jauh pangkal lahirku
didekat ujung akhirku
sedang antara pahala dosa
tak mampu kutaksir
imbangkah bila ditimbang?
Ya Rabb...
entah kenapa aku takut pada angka
yang pasti genapi masaku?
KAU tahu sampai kapan tapi aku tak tahu...
yang kumengerti rapat jarak
dengan hidup ini kian renggang
Ya Rabb...
Bila ajal nanti terkecup
bekal yang terbawa
telahkah cukup?
Kuhantar nistaku digelaran sajadah ini
memohon belas kasihMU
usaikan kisahku kelak
dengan Khusnul Khotimah...
AMIN...
Temukanlah Selain Dia (Untukmu Yang Setia pada Kesiasiaan)
Masih juga kau tantang waktu
mengukur dalamnya cinta
lewat panjang jarak penantian
langit bahkan telah memberimu tanda
dengan mendungnya
betapa hujan pasti mengguyur di hatimu
kesetiaanmu tak akan berujung
pada sua
yang tetap saja terpasung
dalam mimpi kosong
memiliki dan dimiliki tak harus jadi kiblat untuk rasamu
Temukanlah selain dia,
barangkali ada kasih Tuhan
yang DIA titipkan hanya untukmu
pada satu jiwa yang lain...
mengukur dalamnya cinta
lewat panjang jarak penantian
langit bahkan telah memberimu tanda
dengan mendungnya
betapa hujan pasti mengguyur di hatimu
kesetiaanmu tak akan berujung
pada sua
yang tetap saja terpasung
dalam mimpi kosong
memiliki dan dimiliki tak harus jadi kiblat untuk rasamu
Temukanlah selain dia,
barangkali ada kasih Tuhan
yang DIA titipkan hanya untukmu
pada satu jiwa yang lain...
Selasa, 17 Agustus 2010
Aku "bebas" memberi judul apa saja ( Kemerdekaan Penyair)
Hari ini...
65 tahun
katanya kita telah merdeka
Huh! yang benar saja
apa kalian paham tentang merdeka?
Merdeka artinya bebas, kata guruku
Ohh...jadi,
Pejabat bebas korupsi maksudnya?
Hukum bebas di beri harga juga?
Bukan ya?
rakyat bebas menderita?
Masih bukan?
Hmm...segala bentuk eksploitasi
dari tanah sampai tubuh
bebas dilakukan
atas nama provit
walau negara digadai?
Salah lagi?
Yang benar,
Merdeka itu artinya bebas dari segala bentuk penjajahan
dan sejahtera secara universal...
Ooo, gitu ya...
Jadi hari ini apa yang nanti dirayakan?
Kita kan belum merdeka?
Au ah, gelap :-P
65 tahun
katanya kita telah merdeka
Huh! yang benar saja
apa kalian paham tentang merdeka?
Merdeka artinya bebas, kata guruku
Ohh...jadi,
Pejabat bebas korupsi maksudnya?
Hukum bebas di beri harga juga?
Bukan ya?
rakyat bebas menderita?
Masih bukan?
Hmm...segala bentuk eksploitasi
dari tanah sampai tubuh
bebas dilakukan
atas nama provit
walau negara digadai?
Salah lagi?
Yang benar,
Merdeka itu artinya bebas dari segala bentuk penjajahan
dan sejahtera secara universal...
Ooo, gitu ya...
Jadi hari ini apa yang nanti dirayakan?
Kita kan belum merdeka?
Au ah, gelap :-P
Langganan:
Postingan (Atom)